Showing posts with label Tutorials. Show all posts
Showing posts with label Tutorials. Show all posts

Sunday, October 7, 2012

How to make: Origami Fruit Cocktail Cup


I wrote about origami cup for fruit cocktail idea from Martha Stewart in my previous post. 
Di post sebelumnya, saya menulis tentang ide origami cup untuk menaruh koktail buahan dari Martha Stewart.

To refresh, here's how it looks like:


I think it is a great idea!In case you want to make them, here is the step by step:
Ide yang bagus! Bila teman-teman tertarik untuk membuat origami cup, berikut caranya:

Stack two sheets of papers or napkins.
Tumpuk 2 lembar kertas atau serbet

Fold diagonally. 
Then, flip the right end to the middle.
Lipat sesuai dengan garis diagonal. 
Lalu, lipat bagian ujung kanan ke tengah.

Then, flip the left end to the middle as well.  
Finally flip the triangle on top downward
Selanjutnya, lipat bagian ujung kiri ke tengah juga.
 Dan terakhir, lipat setiga di atas ke arah bawah.

Ready to use.
Siap digunakan! 



Cheers,
Irene

Tuesday, August 21, 2012

Crafting with Herbs


Hi there! :)

Last year, I tried to dry some fresh flowers by keeping them pressed under thick books for 30 days. I gifted my sister as a present for her new dental clinic. 

Here's the leftover from last year project. I think I will frame the dried up daisy too. :)



Today, I am trying to dry up some fresh baby herbs from the garden for a wall decoration. This time, I plan to keep them for myself :)

  Kemangi or local basil (Indonesia), to add some aroma to the dish :)

 Baby Spinach: I just knew they don't have long roots and wilted easily.

 Kangkung, the leaves have strong character :)

Basil always with its lovely and feminine leaves.

It's a simple project that requires patience. I am keeping them in a thick book again. And, will open it up after 2 months. The result is unpredictable and that's the fun of the game! 

Have you used dried herbs to decorate your wall? 

Cheers,
Irene





Tuesday, April 10, 2012

Tebar Pesona Bunga

Setiap minggu saya jatuh cinta.

Saya jatuh cinta pada rangkaian bunga di altar gereja yang mempercantik ibadah setiap hari minggu. Altar gereja kami berada di tengah seolah mempersilahkan dirinya untuk ditemani rangkaian bunga di sisi kiri dan kanannya. 

Kadang, rangkaian bunga itu dibuat terjuntai ke kiri dan kanan seolah membelah altar. Kadang dibuat melebar kesamping seakan menjadi pagar. Kadang diatur seakan-akan sedang memeluk si altar. Belum lagi seni meracik warna dan macam-macam kuntum dan kembang. Aih.. indah sekali! Ingin rasanya berguru dengan sang perangkai bunga. 

Tapi, kita bisa belajar dari mana saja. Simak beberapa trik menarik merangkai bunga berikut:


1. Menata bunga dalam vas lebar

 1. Ikat tanaman sehingga menjadi beberapa rangkaian bunga kecil
2.  Sekat bibir vas bunga dengan pola kotak-kotak kecil dengan menempelkan selotip atau kertas bunga berwarna hijau (biasa digunakan untuk membungkus kawat)
3. Tata ikatan tanaman ke dalam masing-masing kotak pada bibir vas bunga

Berikut beberapa inspirasi dengan teknik serupa:





2. Membuat menara bunga 

1. Bentuk sponge menjadi cone. Rendam dalam air semalaman.
2. Masukkan cone dalam vas lalu tata bunga sesuai selera

Berikut inspirasi menara bunga lainnya:


3. Menata bunga dalam vas super besar

1. Pilih ember berdiameter lebih kecil daripada bibir vas.
2. Tata bunga di dalam ember
3. Setelah rampung menata di dalam ember, masukkan ember ke dalam vas bunga.


Mari ciptakan rumah cantik nan apik untuk keluarga tercinta.

Salam hangat,


Tuesday, March 27, 2012

26 Hours a Day: Kerjaan Rumah Lekas Ringkas

Semoga saya tidak terdengar irrasional karena judul posting kali ini.

Mungkin ada di antara readers yang juga mengharapkan (atau ngayal hehe) hal yang sama. Seandainya kita punya 26 jam sehari! Rasanya ingin bisa melakukan ini itu dan itu ini seandainya punya tambahan waktu barang 1 jam saja.

Bisa kok! Jumlah waktunya memang tetap sama. Namun, kita bisa mulai memikirkan trik-trik agar cara kerja menjadi lebih efisien alias lekas ringkas. Dengan begitu, semoga saja kita punya waktu lebih untuk melakukan hal-hal lainnya.

Simak beberapa hal-hal kecil berikut yang ternyata bisa membantu kerjaan rumah menjadi lebih efisien:


1. Ember Ajaib: Kumpulkan semua perlengkapan bersih-bersih rumah dalam satu ember (yup! jangan lagi disimpan terpisah-pisah). Ketika jadwal bersih-bersih datang, kita tidak perlu menghabiskan waktu bolak-balik mengambil perlengkapan 'perang' lagi.













Organizing Tips (3)

Sabtu tiba! Karena saya masih bekerja di kantor, sabtu pagi biasanya saya gunakan untuk membersihkan kamar kost saya. Kali ini, saya mau berbagi tips bersih-bersih kamar kost (ruang kecil) tanpa menambah perabotan.

Saturday has come! I use my Saturday morning to clean up my room since I still work at an office during the weekdays. So, I want to share few cleaning up tips for a small room (studio type) without adding any furniture in the room. 


1. Buang yang tidak perlu - Say bye to unused stuffs
Saat ruang tidak bertambah luas dan barang semakin banyak, waktunya untuk memilih barang. Jangan pernah ragu membuang/melibahkan barang yang tidak lagi diperlukan.
The space is not getting any bigger but we get more and more stuffs in the room. That is the right time to filter and de-clutter. Do not hesitate to say bye to the stuffs we no longer use.

Tips Ini Itu untuk Dapur Cerdas (3)

Hari ini, saya berhasil menyempatkan diri meluncur di website aunty martha. Alhasil, mari kita simak beberapa tips dapur cerdas ala aunty Martha berikut ini :)

Untuk seri tips dapur no. 1, klik disini.
Untuk seri tips dapur no. 2, klik disini.


1. Cepat mengupas kiwi  - Quick way to peel kiwi


Potong kedua ujung kiwi. Gunakan sendok untuk mengupas dengan menyelipkan sendok di antara kulit dan daging kiwi dengan gerakan melingkar.

Cut the ends of the kiwi. Use a spoon to peel it off by inserting the spoon between the skin and the flesh of the kiwi and keep on circling it with the spoon.












Ide Cat Ruang - Painting Ideas (2)

Putih memberikan kesan luas pada ruang. Bukan hanya dinding, bahkan pada lemari sekalipun. Contohnya pada makeover di bawah ini. (untuk detail artikel, klik disini)

White can make the room looks larger. And, that is not only for the wall. It is also applicable for cupboard or cabinet. Below makeover might make it more real to you. (click here for full article)


Tips Ramah Lingkungan di Rumah

Beberapa hari lalu, saya menemukan buku kecil ajaib!

Isinya simpel saja tapi besar manfaatnya berjudul '40 green tips' yang ditulis oleh ibu Gouri Mirpuri, istri duta besar Singapura di Indonesia yang juga adalah seorang 'backyard' activist.

Tips ramah lingkungan dari bu Gouri sangat mudah diaplikasikan!



1. Ganti bohlam lampu

Salah satu cara termudah menghemat energi adalah dengan menggunakan bohlam Compact Fluorescent Lights (CFLs). Bohlam ini dapat digunakan 10 kali lebih lama daripada bohlam biasa dan menghemat uang karena 80% lebih efisien dalam mengubah energi menjadi cahaya. Sementara bohlam lain menghabiskan 95% listrik hanya untuk membuat panas.








Ide Cat Ruang: Power of White

Sebenarnya pemilihan cat dan perabotan itu tidak ada aturannya. Suka-suka kita saja yang punya rumah.

Tapi mungkin selera readers ada yang sama seperti selera saya tentang ide renovasi dapur di bawah ini. Tidak banyak yang dilakukan, hanya pandai memilih paduan cat saja.


Sebelumnya:

Hmmm... gimana yah, sebenarnya dapurnya sih ok ok saja. Tapi terkesan sempit dan paduan warna lemari kayu agak ga nyambung dengan dinding merah plus, oven dan kulkasnya.
Jadi, ya.. ga istimewa dapurnya.

Hello again! It's been 30 days!

Bulan lalu, saya mengeringkan tanaman bermodalkan tumpukan buku-buku tebal dan tali untuk mengikat buku agar proses pengeringan selama 30 hari lebih sempurna. Artikel tentang misi ini dapat dibaca disini.

TADAAA, hari ini adalah hari ke-30! Penasaran sekali ingin melihat hasil akhirnya!


Sebelum dikeringkan:


Tips Ini Itu untuk Dapur Cerdas (2)

Masih dalam misi memindahkan koleksi tips praktis dapur dari kliping tabloid ke dalam versi digital agar aman dan praktis nih ceritanya! Hehe..

Untuk Tips Ini Itu seri pertama bisa klik disini

Apabila ada readers yang sudah pernah mempraktikkan beberapa tips ini, boleh banget loh meninggalkan comments untuk berbagi pengalaman dengan readers lainnya.



1. Menyegarkan tomat layu


Rendam tomat yang layu selama semalaman di dalam air dingin yang telah ditambah sedikit garam.










Tips Ini Itu untuk Dapur Cerdas (1)

Saya hobi mengumpulkan tips dapur dari tabloid-tabloid kuliner. Tapi, mengumpulkan informasi dalam bentuk kertas kurang baik karena kertas akan lekas usang dan kurang praktis. Untuk mengatasi masalah itu, aku pun jadi terinspirasi untuk menuangkan tips praktis dapur ke Irene Natalia's Notes blog dengan memulai serial "Tips Ini Itu untuk Dapur Cerdas". 

Berikut kumpulan tips praktis dapur yang saya kumpulkan dari beberapa tabloid.
Apabila ada readers yang sudah pernah mempraktikkan beberapa tips ini, boleh banget loh meninggalkan comments untuk berbagi pengalaman dengan readers lainnya.


1. Menyimpan sayuran dalam kulkas

Bila sayuran tidak segera dimasak, bungkus dengan kertas koran (pilih koran yang tidak luntur tinta). Jangan cuci sayuran sebelum disimpan di kulkas karena sayuran bisa lekas membusuk. Simpan bungkusan sayuran di dalam vegetable box. Cuci bila akan dimasak. Cara ini dapat mencegah sayuran menjadi layu dan kering.




Merawat Furnitur Kayu

Saya gemar furnitur kayu. Furnitur kayu dapat menghangatkan ruang dan memberi kesan alami pada rumah.

Tapi, oow!! Itu artinya saya juga harus tahu trik merawat furnitur kayu.

Sore ini, baru saja membaca artikel di majalah tentang membersihkan dan merawat furnitur kayu. Sebenarnya, adalah advertorial dari Pledge. Tapi tak mengapa, tetap bisa menambah pengetahuan.

Ternyata berdasarkan proses pelapisan akhir pada permukaannya, furnitur kayu terbagi menjadi empat yaitu kayu yang dipelitur, kayu yang disemprot mengilap, kayu yang disemprot tidak mengilap (dof) dan kayu alami (tanpa finishing)

Perawatan untuk masing-masing furnitur pun berbeda-beda.

Tips Rumah Cerdas dan Sehat (2)

Kembali melanjutkan kumpulan tips rumah sehat dan cerdas.

Klik disini untuk beberapa tips rumah sehat dan cerdas sebelumnya.

Trik membersihkan kepala shower yang tersumbat.
Tuang white vinegar ke dalam plastik. Jangan dilarutkan.
Bungkus kepala shower agar terendam white vinegar semalaman. 
Bersihkan dengan sikat gigi.

Tips Rumah Cerdas dan Sehat (1)

Senang sekali akhirnya bisa membagikan tips-tips rumah cerdas yang aku kumpulkan dari Marthastewart.com

Agar lebih awet dan bentuknya tidak berubah, ternyata matras perlu dibolak-balik tiap 3 bulan sekali dengan 4 posisi yaitu atas - bawah dan kepala - kaki.
Supaya tidak tertukar, beri label seperti di atas yang menunjukkan kapan matras dibalik.

Organizing Tips (1)

Siapa yang tak suka rumah yang rapi.

Menurut saya, rumah rapi membuat anggota keluarga betah lama-lama di rumah. Mungkin karena itulah, saya terpikat dengan hal-hal yang berbau tata susun dan management ruang.

Dan ternyata, untuk mewujudkan rumah rapi itu mudah.

Pasang rak yang menempel di dinding di samping tangga basement untuk menaruh persediaan makanan atau kebutuhan lainnya. Kolong tangga dapat dimanfaatkan untuk menaruh wadah penyimpanan yang bulky. Gunakan alas roda di bawah wadah yang cukup berat agar mudah dipindahkan dan membersihkan sudut ruang jadi gampang.

Biasakan diri untuk ramah lingkungan, yuk!

Salah satu kebiasaan yang saya dapatkan dari ibu adalah menyimpan 'sampah'.

Rasanya sayang sekali membuang kardus yang masih layak pakai, kotak susu bubuk yang bagus kwalitasnya, kartu ucapan yang menawan atau sendok plastik dari restaurant fast food yang masih bisa dicuci dan dipakai ulang. Kami meyakini 'sampah-sampah' itu akan berguna nanti.

Sebisa mungkin, kurangi belanja yang tidak perlu dengan menggunakan apa yang ada. Dengan begitu, kita sudah berbuat baik untuk lingkungan dan kantong sendiri (hehe). Dan benar saja, ibu sangat terampil memanfaatkan 'koleksi'nya. Makanya saya percaya, apapun yang masih layak pakai, masih layak pakai dan layak disimpan.

Selagi Natal & Tahun Baru, saya kecipratan sampah parcel dari tempat kerja. Lumayan untuk digunakan ulang :)

'harta karun' dari parcel Natal & Tahun Baru


Dari si Dapur Cerdas

Saya suka Martha Stewart karena kegemaran kami saling beririsan. Apalagi kalau bukan tentang domestic stuffs mulai dari housekeeping, cooking, crafting hingga gardening. Bedanya, saya masih pemula sekali sementara Martha (sering aku panggil Aunty Martha... ngaku-ngaku hehe) sudah sangat profesional dan berpengalaman sekali. Tepatnya, Aunty Martha adalah inspirasi saya.

Semuanya bermula sewaktu masih sekolah di Philippines. Setelah beberapa kali nonton The Martha Stewart Show lama-lama kok jadi sreg. Setelah kembali ke Indonesia, satu-satunya koneksi mendapatkan info cerdas dari Aunty Martha adalah internet. Jadi bayangkan betapa girangnya, waktu tahu Martha Stewart Living magazine sudah beredar di Indonesia sejak pertengahan 2010 lalu. HOORAY! Hehe.

Mari saya perkenalan dengan beberap tips cerdas Aunty Martha yang kata orang 'so Martha Stewart' itu:

 Fridge label: Tandai tanggal makanan masuk ke kulkas pada pembungkus makanan agar tahu usia makanan. Beri tanda berbeda untuk info expired date bila tersedia.